Kepemimpinan Baru PDIP Jawa Tengah: Dolfie OFP dan Keterwakilan Perempuan yang Menggema
Awal Mula Sebuah Perubahan
Minggu (28/12/2025), sebuah momen penting terjadi di Jawa Tengah. Dolfie Othniel Frederic Palit, seorang wakil ketua Komisi XI DPR, resmi menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Jawa Tengah periode 2025-2030. Kepemimpinan ini bukan hanya sekadar pergantian struktur, tapi juga langkah strategis untuk membawa PDIP kembali ke puncak perjuangan politik di tanah air.
“Saya ditugaskan oleh Ibu Ketua Umum sebagai Ketua DPD,” ujar Dolfie, dengan suara penuh semangat. Kepemimpinan ini diharapkan bisa menjadi awal dari kemenangan baru bagi partai banteng di Jateng.
Struktur Kepengurusan yang Mengutamakan Kesetaraan
Dalam konferensi daerah (Konferda) PDIP Jateng, Dolfie menjelaskan bahwa kepengurusan baru terdiri dari 25 orang, termasuk 8 perempuan. “Memenuhi persyaratan 30% keterwakilan perempuan,” katanya, menegaskan komitmen partai untuk memperkuat keberagaman di tengah perjuangan politik.
Kepengurusan ini dirancang agar selaras dengan visi PDIP dalam menciptakan keseimbangan antara pengalaman dan energi generasi muda. Dolfie menekankan bahwa setiap anggota memiliki peran kunci dalam menghadapi tantangan masa depan.
Posisi Penting dalam Tim Kepemimpinan
Sekretaris DPD PDIP Jateng, Sumanto, akan menjadi pihak yang mengarahkan operasional sehari-hari. Sementara itu, Kaisar Kiasa Kasih Said Putra diberikan tanggung jawab sebagai bendahara, menjaga kestabilan keuangan partai. Tidak ketinggalan, putri dari Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, Diah Pikatan Orissa Putri Haprani, dipercaya memimpin bidang politik sebagai Wakil Ketua DPD.
Dengan kombinasi pengalaman dan keberagaman, DPD PDIP Jateng siap menghadapi tantangan baru. Tim ini tidak hanya berfokus pada strategi politik, tetapi juga pada keterlibatan masyarakat dan keberlanjutan perjuangan partai.
Masa Depan yang Penuh Harapan
Dolfie OFP mengatakan bahwa penunjukan anggota kepengurusan ini didasari oleh keinginan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP, untuk kembali membangun kekuatan partai di Jawa Tengah. “Ini bukan sekadar pilihan, tapi langkah untuk memperkuat fondasi PDIP di tengah dinamika politik yang selalu berubah,” tambahnya.
Dengan komposisi yang seimbang dan peran yang jelas, DPD PDIP Jawa Tengah siap menjadi garda depan dalam perjuangan memperkuat suara rakyat. Masa tenang pemilu pun menjadi momen penting untuk membangun solidaritas dan kepercayaan bersama.
Baca selengkapnya di sini. Simak juga Video: Masa Tenang Pemilu, Bambang Pacul Minta PDIP Jateng Siaga dan Berdoa.



