Ads
RumahBerkat
RumahBerkat
Program Terbaru: KSPI Tolak UMP Jakarta Rp 5,72 Juta: Lebih Rendah ... - DetikDetik Program Terbaru: KSPI Tolak UMP Jakarta Rp 5,72 Juta: Lebih Rendah ... - Detik
Masuk
detiknews
  • Home
  • News
  • Foto News
  • Berita
  • Internasional
  1. Home
  2. Berita
  3. Program Terbaru: KSPI Tolak UMP Jakarta Rp 5,72 Juta: Lebih Rendah …
Berita

Program Terbaru: KSPI Tolak UMP Jakarta Rp 5,72 Juta: Lebih Rendah …

admin Reporter Saturday, 27 December 2025 pukul 15:32 WIB 4 minutes yang lalu
0 Views 0 Komentar
Share:
Ads
RumahBerkat

Table of Contents

Toggle
  • Upah Minimum Jakarta 2026: Tantangan bagi Buruh dan Harapan untuk Kebutuhan Hidup Layak
    • Perbandingan yang Menyakitkan: Jakarta vs Bekasi dan Karawang
    • Kebutuhan Hidup Layak: Apakah Benar-Benar Tercapai?
    • Jalan Terbuka: KSPI Berencana Serang Melalui Hukum dan Aksi Massa

Upah Minimum Jakarta 2026: Tantangan bagi Buruh dan Harapan untuk Kebutuhan Hidup Layak

Menjelang tahun 2026, kenaikan upah minimum di Jakarta menciptakan pertanyaan besar: Apakah benar-benar cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup para buruh? Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), bersama Partai Buruh, mengambil posisi tegas dengan menolak rencana kenaikan UMP (Upah Minimum Provinsi) DKI Jakarta yang diumumkan oleh Gubernur Pramono Anung. Dalam sebuah wawancara dengan wartawan pada Jumat (26/12/2025), Said Iqbal, Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, mengungkapkan kekecewaannya.

“Kami menolak. Saya ulangi, KSPI dan Partai Buruh menolak kenaikan upah minimum DKI Jakarta Tahun 2026 yang ditetapkan dengan indeks 0,75,”

katanya, dengan nada penekanan yang jelas.

Ads
RumahBerkat

Perbandingan yang Menyakitkan: Jakarta vs Bekasi dan Karawang

Perbedaan antara UMP Jakarta dengan upah minimum kabupaten lain di Jawa Barat menjadi sorotan. Said Iqbal menyebut bahwa UMP Jakarta yang hanya naik menjadi Rp 5,73 juta justru lebih rendah dari UMK Bekasi dan Karawang, yang mencapai sekitar Rp 5,95 juta.

Ads
RumahBerkat

“Apakah masuk akal upah minimum Jakarta lebih rendah dari Bekasi dan Karawang, sementara biaya hidup Jakarta jauh lebih mahal?”

tanyanya, dengan nada ironi yang menggambarkan ketimpangan yang tak seimbang. Angka ini seolah mengingatkan kita bahwa kota metropolitan yang menjadi pusat ekonomi nasional justru menawarkan upah yang tidak sebanding dengan kebutuhan hidup masyarakatnya.

“Selisih Rp 160 ribu itu sangat berarti bagi buruh. Itu bisa untuk makan, transportasi, atau kebutuhan dasar lainnya,”

Dalam wawancara itu, Said Iqbal menyoroti bahwa selisih tersebut tidak sepele. Bagi buruh yang bekerja di Jakarta, Rp 160 ribu bisa menjadi perbedaan antara kebutuhan dasar terpenuhi dan tidak.

Ads
RumahBerkat

“Jadi, jika kita hanya menaikkan UMP sebesar 0,75 persen, kita justru mengurangi daya beli mereka, bukan meningkatkan,”

tambahnya. Angka ini jadi pukulan bagi para pekerja yang berharap bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. KSPI menilai, kenaikan yang terlalu kecil hanya memperdalam krisis ekonomi, terutama di tengah tekanan inflasi yang terus meningkat.

Ads
RumahBerkat

Kebutuhan Hidup Layak: Apakah Benar-Benar Tercapai?

Mengapa KSPI menekankan 100 persen Kebutuhan Hidup Layak (KHL)? Menurut Said Iqbal, KHL versi Kementerian Ketenagakerjaan adalah Rp 5,89 juta per bulan. Dengan UMP Jakarta yang hanya Rp 5,73 juta, justru ada kesenjangan sekitar Rp 160 ribu.

“Jadi, angka ini jauh dari memenuhi standar hidup layak,”

katanya, dengan logika yang jelas. Bahkan, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan biaya hidup keluarga kecil di Jakarta bisa mencapai Rp 15 juta per bulan.

Ads
RumahBerkat

“Tapi, dengan UMP 100 persen KHL saja, buruh hanya bisa menutupi separuh dari itu,”

tambah Said, menyoroti bahwa upah minimum yang diberikan belum memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Buruh di Jakarta lebih dari satu juta orang. Tidak mungkin semua menerima insentif itu. Jadi itu bukan solusi,”

Said Iqbal juga kritis terhadap insentif yang disebutkan Gubernur Jakarta, yaitu bantuan transportasi, air bersih, dan BPJS. Meski dianggap sebagai tambahan untuk buruh, dia menilai insentif ini bukan bagian dari upah pokok dan memiliki kuota terbatas.

Ads
RumahBerkat

“Ini seperti menyediakan semangkuk bubur untuk satu orang di tengah kebutuhan ratusan ribu orang,”

kata Said, yang menegaskan bahwa kebijakan ini justru membuat pekerja merasa tidak adil. Dengan data BPS dan tuntutan KSPI, upah minimum Jakarta 2026 jadi terlihat seperti

“pemenuhan formalitas”

tanpa solusi nyata bagi pekerja.

Ads
RumahBerkat

Jalan Terbuka: KSPI Berencana Serang Melalui Hukum dan Aksi Massa

Menurut Said Iqbal, KSPI tidak akan diam. Mereka akan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) sebagai langkah strategis untuk menegakkan hak pekerja.

Ads
RumahBerkat

“Upah murah hanya akan memperdalam krisis daya beli dan mengganggu stabilitas sosial,”

tegas Said, dengan penekanan bahwa tuntutan ini bukan sekadar keluhan, tapi perjuangan yang harus diikuti. Selain itu, KSPI juga merencanakan aksi di Istana Negara dan Balai Kota Jakarta, yang akan berlangsung akhir Desember atau awal Januari 2026.

“Ini bukan sekadar protes, tapi tanda bahwa buruh tidak akan menyerah,”

katanya, menggambarkan semangat perlawanan yang terus berkobar.

Ads
RumahBerkat

Kenaikan UMP Jakarta 2026 menjadi Rp 5,73 juta memicu perdebatan yang luas. Di satu sisi, pemerintah berharap ini bisa memenuhi aspek ekonomi dengan angka yang terukur, sementara di sisi lain, KSPI dan Partai Buruh menilai ini belum cukup untuk mengatasi tekanan inflasi dan biaya hidup yang terus naik. Dengan data BPS dan penekanan pada KHL, kenaikan upah ini jadi bahan pertimbangan kritis. Apakah pemerintah akan terus mengandalkan pendekatan

Ads
RumahBerkat

“insentif”

atau akhirnya memberikan upah yang sejalan dengan kebutuhan hidup sehari-hari? Masa depan upah buruh Jakarta jadi tergantung pada jawaban yang tepat.

Ads
RumahBerkat
Bagikan:

Berita Terkait

Ads
RumahBerkat

Agenda Kunjungan: Cuaca Ekstrem, Pemprov Jakarta Imbau ASN hingga Pekerja Swasta WFH

24 Jan 2026
Ads
RumahBerkat

Agenda Utama: Polda Metro SP3 Eggi Sudjana dan Damai Lubis Tersangka Kasus Ijazah Jokowi

17 Jan 2026
Ads
RumahBerkat

Hasil Pertemuan: Polda Metro SP3 Eggi Sudjana dan Damai Lubis Tersangka Kasus Ijazah Jokowi

16 Jan 2026

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

Agenda Kunjungan: Cuaca Ekstrem, Pemprov Jakarta Imbau ASN hingga Pekerja Swasta WFH

2 minggu yang lalu

Agenda Utama: Polda Metro SP3 Eggi Sudjana dan Damai Lubis Tersangka Kasus Ijazah Jokowi

3 minggu yang lalu

Hasil Pertemuan: Polda Metro SP3 Eggi Sudjana dan Damai Lubis Tersangka Kasus Ijazah Jokowi

3 minggu yang lalu

Yang Dibahas: Trump Minta Warga Iran Demonstrasi Terus: Bantuan dalam Perjalanan

3 minggu yang lalu

Hasil Pertemuan: Trump Minta Warga Iran Demonstrasi Terus: Bantuan dalam Perjalanan

4 minggu yang lalu

Kategori

  • Berita (55)
  • Foto News (3)
  • Internasional (7)
  • News (1)
  • Uncategorized (1)

Tentang detikNews

Portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini dan akurat dari dalam dan luar negeri. Kami berkomitmen memberikan berita berkualitas untuk masyarakat Indonesia.

Kategori Berita

  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Otomotif

Layanan

  • Live TV
  • Foto
  • Video
  • Infografis
  • Indeks Berita
  • Kolom
  • RSS Feed
  • Newsletter

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Karir
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan

Berlangganan Newsletter

Dapatkan update berita terkini langsung ke email Anda

© 2026 detikNews. All rights reserved.

Powered by WordPress

Sitemap | RSS | Mobile Version