Ads
RumahBerkat
RumahBerkat
Diumumkan: Pemilu di Tengah Perang Saudara, Kepala Militer Myanmar ... - DetikDetik Diumumkan: Pemilu di Tengah Perang Saudara, Kepala Militer Myanmar ... - Detik
Masuk
detiknews
  • Home
  • News
  • Foto News
  • Berita
  • Internasional
  1. Home
  2. Internasional
  3. Diumumkan: Pemilu di Tengah Perang Saudara, Kepala Militer Myanmar …
Internasional

Diumumkan: Pemilu di Tengah Perang Saudara, Kepala Militer Myanmar …

admin Reporter Sunday, 28 December 2025 pukul 09:58 WIB 3 minutes yang lalu
0 Views 0 Komentar
Share:
Ads
RumahBerkat

Table of Contents

Toggle
  • Myanmar Gelar Pemilu Pertama Usai Lima Tahun Perang Saudara
    • Min Aung Hlaing: Pemilih Harus Menjadi Pahlawan Demokrasi
    • Analisis: Pemilu Jadi Alat Penguasaan Kekuasaan Militer
    • PBB: Pemilu Harus Mencerminkan Kehendak Rakyat

Myanmar Gelar Pemilu Pertama Usai Lima Tahun Perang Saudara

Setelah lima tahun perang saudara yang memecah belah negeri ini, Myanmar akhirnya menggelar pemilu pertamanya sejak era pemerintahan militer berkuasa. Tanggal 28 Desember 2025, rakyat negeri yang dikenal sebagai “Negara Bunga” itu diberi kesempatan untuk memilih kembali. Tapi, di balik upaya itu, tersembunyi niat untuk memperpanjang kekuasaan pemerintahan militer.

Min Aung Hlaing: Pemilih Harus Menjadi Pahlawan Demokrasi

Kepala Junta Myanmar, Min Aung Hlaing, memasuki tempat pemungutan suara di kompleks resmi Zeyathiri, Naypyidaw, dengan langkah percaya diri. Meski usianya mencapai 69 tahun, ia tetap tampil gagah sebagai Jenderal Senior. “Rakyat harus memilih,” katanya kepada para wartawan yang berkumpul. “Jika mereka tidak memilih, saya harus mengatakan bahwa mereka tidak sepenuhnya memahami apa itu demokrasi sebenarnya,” tambuhnya, menggambarkan keseriusan niatnya untuk menegaskan kembali kekuasaan.

Ads
RumahBerkat

“Rakyat harus memilih,” kata Min Aung Hlaing. “Jika mereka tidak memilih, saya harus mengatakan bahwa mereka tidak sepenuhnya memahami apa itu demokrasi sebenarnya.”

Analisis: Pemilu Jadi Alat Penguasaan Kekuasaan Militer

Analisis mengungkapkan, keberhasilan Min Aung Hlaing dalam pemilu ini bisa menjadi kunci untuk tetap memegang kekuasaan, atau bahkan naik menjadi presiden. Pemilu dianggap sebagai sarana efektif bagi junta untuk memperpanjang dominasi militer di pemerintahan. Meski ia menolak dianggap sebagai pemimpin partai politik, ia tampil sebagai “pelayan publik dan kepala militer” dalam upacara suara yang diadakan di kompleks resmi yang masih menggambarkan kemegahan masa lalu.

Sementara itu, Partai Persatuan Solidaritas dan Pembangunan (USDP) yang pro-militer diperkirakan akan menjadi kelompok parlemen terbesar. Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), yang dipimpin Aung San Suu Kyi, yang pernah mengalahkan USDP dalam pemilu 2020, kini dibubarkan. Tidak ada lagi suara kebebasan di dalam sistem politik yang sekarang diatur ulang.

Ads
RumahBerkat

PBB: Pemilu Harus Mencerminkan Kehendak Rakyat

Dalam wawancara dengan para jurnalis, Min Aung Hlaing menekankan bahwa pemilu hari ini “bebas dan adil”. “Orang-orang dapat memilih siapa pun yang mereka sukai,” katanya. Namun, anggapan itu ditantang oleh PBB yang mengatakan Myanmar membutuhkan pemilu yang benar-benar inklusif, kredibel, dan mencerminkan kehendak rakyat.

“Itu bukan sesuatu yang bisa kita abaikan,” katanya. “Karena itu, kita sampai di sini. Saya ingin kalian semua menunggu dan melihat hari ini.”

Dalam kegiatan yang dihadiri sejumlah jenderal dan pejabat pemerintah, para peserta pemilu tampil dengan pakaian sipil—termasuk Min Aung Hlaing—yang dianggap sebagai upaya mengubah citra. Namun, penampilan formal istrinya menambah kesan bahwa kekuasaan militer tetap menguasai ranah kehidupan politik. Dalam suasana yang hening, jutaan wajah yang berharap dan takut berharap bisa menjadi penentu nasib Myanmar di masa depan.

Ads
RumahBerkat
Bagikan:

Berita Terkait

Ads
RumahBerkat

Yang Dibahas: Trump Minta Warga Iran Demonstrasi Terus: Bantuan dalam Perjalanan

15 Jan 2026
Ads
RumahBerkat

Hasil Pertemuan: Trump Minta Warga Iran Demonstrasi Terus: Bantuan dalam Perjalanan

14 Jan 2026
Ads
RumahBerkat

Diumumkan: Pemilu di Tengah Perang Saudara, Kepala Militer Myanmar …

28 Dec 2025

Komentar

Tinggalkan Komentar Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Field yang wajib diisi ditandai *

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui kebijakan komentar kami.

Terpopuler

Berita Terbaru

Agenda Kunjungan: Cuaca Ekstrem, Pemprov Jakarta Imbau ASN hingga Pekerja Swasta WFH

2 minggu yang lalu

Agenda Utama: Polda Metro SP3 Eggi Sudjana dan Damai Lubis Tersangka Kasus Ijazah Jokowi

3 minggu yang lalu

Hasil Pertemuan: Polda Metro SP3 Eggi Sudjana dan Damai Lubis Tersangka Kasus Ijazah Jokowi

3 minggu yang lalu

Yang Dibahas: Trump Minta Warga Iran Demonstrasi Terus: Bantuan dalam Perjalanan

3 minggu yang lalu

Hasil Pertemuan: Trump Minta Warga Iran Demonstrasi Terus: Bantuan dalam Perjalanan

4 minggu yang lalu

Kategori

  • Berita (55)
  • Foto News (3)
  • Internasional (7)
  • News (1)
  • Uncategorized (1)

Tentang detikNews

Portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini dan akurat dari dalam dan luar negeri. Kami berkomitmen memberikan berita berkualitas untuk masyarakat Indonesia.

Kategori Berita

  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Otomotif

Layanan

  • Live TV
  • Foto
  • Video
  • Infografis
  • Indeks Berita
  • Kolom
  • RSS Feed
  • Newsletter

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Karir
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan

Berlangganan Newsletter

Dapatkan update berita terkini langsung ke email Anda

© 2026 detikNews. All rights reserved.

Powered by WordPress

Sitemap | RSS | Mobile Version