Warga Antusias Olahraga di CFD Rasuna Said – Minta Dilanjut Setiap Minggu

cfd-1780811213359_169

Warga Antusias Olahraga di CFD Rasuna Said, Minta Diperpanjang Setiap Minggu

Kembali Dibuka Setelah Evaluasi

Warga Antusias Olahraga di CFD Rasuna – Setelah beberapa minggu dihentikan untuk evaluasi, kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, kembali digelar. Kebukaan kembali ini menimbulkan antusiasme yang tinggi dari warga sekitar, yang memandang acara tersebut sebagai peluang untuk beraktivitas fisik dan menikmati suasana yang lebih segar.

CFD Rasuna Said menjadi salah satu titik fokus di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, yang sebelumnya sempat menjadi sirkuit olahraga utama bagi warga. Kini, dengan kembalinya kegiatan ini, warga Karet Kuningan, seperti Hendri, merasa senang karena memiliki alternatif baru untuk berolahraga sekaligus menikmati suasana yang lebih nyaman.

“Sangat senang, karena rumah saya dekat sini. Jadi kegiatan seperti ini bagus untuk mengisi akhir pekan. Bisa olahraga sambil menikmati hiburan, mantap nggak tuh,” ujar Hendri, Minggu (7/6/2026), setelah mencoba olahraga egrang di area CFD tersebut.

Menurut Hendri, CFD Rasuna Said bisa menjadi bagian dari solusi untuk mengurangi ketergantungan warga pada CFD Bundaran HI. Ia menilai kegiatan ini memperkaya pilihan aktivitas di kawasan Jakarta Selatan, terutama bagi yang ingin olahraga sambil menikmati ruang terbuka.

“Untuk saya, ini jadi pilihan yang lebih dekat. Kalau di Bundaran HI terlalu jauh, sementara di sini cukup dekat. Ada yang di Sudirman, Antasari Blok M, Sunter, dan juga di sini. Warga pasti lebih senang kalau bisa mengaksesnya secara mudah,” tambah Hendri.

Aktivitas di CFD Rasuna Said, Jakarta Selatan

Di hari pertama pelaksanaan, CFD Rasuna Said tampil sebagai pusat aktivitas warga. Berbagai kegiatan seperti jogging, bersepeda, dan olahraga ringan menjadi pemandangan rutin di jalan yang biasanya ramai dengan kendaraan.

Seorang warga bernama Udin juga menyetujui kembalinya CFD di kawasan tersebut. Ia mengatakan kegiatan ini memberi ruang bagi warga untuk melakukan kegiatan olahraga tanpa terganggu oleh polusi udara dari lalu lintas.

“Kegiatan seperti ini di Kuningan sangat dinanti, karena selama ini hanya di Bundaran HI yang sering dijadikan lokasi. Jadi kebelet bisa olahraga, tinggal ke sini saja. Bisa jalan-jalan sambil olahraga, senang banget,” ungkap Udin.

Sebagai bentuk dukungan, Ryan, warga lain di wilayah tersebut, menyebutkan bahwa kegiatan ini memberi keleluasaan bagi warga untuk menjaga kesehatan tanpa merasa bosan. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya banyak warga memilih olahraga di GBK, tetapi kini bisa mengakses fasilitas olahraga di area yang lebih dekat.

“Untuk saya bagus, karena biasanya hanya di GBK. Kini bisa ke sini, Kedubes Malaysia sampai Setiabudi, jalan-jalan saja. Jadi, jauh lebih praktis,” kata Ryan.

Dalam wawancara terpisah, Ryan juga menyoroti kebutuhan akan fasilitas umum di area CFD. Ia menilai toilet publik menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan pihak penyelenggara.

“Sebenernya, yang paling penting adalah toilet umum. Sering kali warga merasa kesulitan kalau lagi kebelet. Kalau ke LRT, harus ngetap. Jadi, bener-bener harus ada fasilitas seperti itu di CFD ini,” ujarnya.

Ruang Rekreasi dan Penyegaran Udara

Menurut Hendri, CFD tidak hanya menjadi tempat untuk olahraga, tetapi juga sebagai ruang rekreasi yang menenangkan. Ia mengatakan kegiatan ini memberikan kesempatan bagi warga untuk beristirahat sambil menikmati udara yang lebih segar.

“Saya setuju banget. Di kawasan ini biasanya selalu dilalui asap kendaraan, jadi kalau tiap minggu ada CFD, sirkulasi udara jadi bagus. Warga bisa bernapas lebih lega,” tutur Hendri.

Dalam konteks ini, kegiatan CFD berkontribusi pada peningkatan kualitas udara di Jakarta Selatan. Banyak warga mengakui bahwa lingkungan sekitar jalan Rasuna Said terasa lebih segar setelah kegiatan ini diadakan. Ini terutama diperlukan untuk mengurangi dampak polusi udara yang sering dialami masyarakat perkotaan.

Adapun Umi, seorang warga yang turut hadir, mengungkapkan bahwa kegiatan ini mendorong kegiatan sosial antar warga. Ia menyebut bahwa adanya ruang terbuka seperti ini memperkuat hubungan komunitas.

“Selain olahraga, ada momen-momen berinteraksi dengan tetangga. Warga bisa berjumpa sambil melakukan aktivitas yang menyenangkan. Tidak hanya sebatas jalan-jalan, tetapi juga menyatukan kegiatan harian,” ujar Umi.

Potensi Peningkatan Partisipasi

Kembalinya CFD di Rasuna Said menurut beberapa warga adalah langkah tepat untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam kegiatan sehat. Mereka berharap kegiatan ini tetap berlangsung setiap minggu, karena dinilai cukup efektif untuk mengubah pola hidup sehari-hari.

Hendri menambahkan bahwa kegiatan ini bisa menjadi inspirasi untuk kawasan lain agar meniru sistem yang sama. Ia berharap pihak terkait tidak hanya mengadakan CFD sekali dalam seminggu, tetapi bisa terus dilakukan secara rutin.

“Kalau setiap minggu diadakan, mungkin bisa lebih menjangkau warga. Kita harus terus mengembangkan kebiasaan baik seperti ini. Tidak hanya di kawasan Sudirman, tetapi di seluruh Jakarta,” imbuh Hendri.

Di sisi lain, warga mengapresiasi inisiatif pemerintah yang menghadirkan ruang terbuka sekaligus berupaya memperbaiki kualitas hidup masyarakat. Meski ada kekurangan seperti fasilitas umum yang belum lengkap, kegiatan ini tetap dinilai positif dan bisa menjadi pemicu perubahan.

Sebagai langkah awal, banyak warga berharap adanya peningkatan infrastruktur pendukung, seperti lampu jalan, tempat istirahat, dan fasilitas toilet. Dengan adanya perbaikan tersebut, CFD Rasuna Said bisa menjadi tempat favorit bagi warga yang ingin menikmati kegiatan sehat di akhir pekan.

Dalam rangka mendorong partisipasi masyarakat, Pemprov DKI perlu lebih serius memperhatikan kebutuhan warga. Selain memastikan ruang terbuka tetap bisa diakses, mereka juga perlu menyediakan fasilitas yang memudahkan warga dalam menjalani kegiatan sehari-hari.

Kebukaan kembali CFD di Jalan Rasuna Said menjadi bukti bahwa warga Jakarta Selatan masih antusias dengan kegiatan yang mengedepankan kesehatan dan kenyamanan. Dengan partisipasi aktif dari masyarakat, harapan untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang lebih ramah lingkungan dan sehat pun bisa tercapai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *